DESAIN PEMBELAJARAN PAI BERBASIS ICT (11)
DESAIN PEMBELAJARAN
PAI BERBASIS ICT
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat
Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah ini.Guna memenuhi salah satu tugas pada mata kuliah ’’Desain Pembelajaran
PAI Berbasis Ict “ yang
bertujuan untuk memberikan pengetaahuan tentang Pandangan islam terhadap budaya.
Saya sadar,
bahwa dalam makalah ini banyak sekali kekurangan dan kelemahan. Oleh karena
itu, saran dan kritik yang sifatnya membangun sangat diharapkan demi perbaikan
yang semestinya pada makalah ini sangat saya harapkan pada semua pihak yang
berkenan memperhatikan isi dan penulisannya.
Saya
berharap mudah-mudahan makalah ini bermanfaat bagi para pembaca yang membutuhkannya.
Gorontalo, 18 Mei 2019
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I. Pendahuluan
A.
Latar
belakang masalah
B.
Rumusan
masalah
C.
Tujuan
makalah
BAB II.Pembahasan
A.
Pengertian Media Pembelajaran
B. Pengertian
Pembelajaran Berbasis Ict
C. Peran dan Fungsi Teknologi Informasi dalam
Pembelajaran PAI
BAB III.PENUTUP
A.
Kesimpulan
B.
Saran
DAFTAR PUSTAKA
BAB
1
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Generasi
bangsa Indonesia memiliki peranan penting dalam pembinaan pendidikan
agama di sekolah, hal ini ditandai dengan kemajuan-kemajuan luar biasa
dalam pembangunan, baik dalam menciptakan manusia yang berakhlakul
karimah, memiliki spiritualitas yang tinggi hingga memiliki fungsi yang
dibutuhkan oleh agama, maupun masyarakat bangsanya. Dalam Undang-Undang
No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab II pasal 3 menegaskan
tujuan pendidikan nasional sebagai target pencapaian dalam melakukan proses
pendidikan.[1] Hal ini seiring dengan pendidikan agama Islam dinilai pula
memberikan sumbangsi bagi terdidiknya anak-anak bangsa yang senantiasa memiliki
asas-asas ketauhidan sesuai dengan prinsip Islam dalam kehidupannya.
Pendidikan Agama Islam (PAI) dapat diartikan sebagai usaha sadar, systematis,
berkelanjutan untuk mengembangkan potensi rasa agama, menanamkan sifat, dan
memberikan kecakapan sesuai dengan tujuan pendidikan Islam. Karena itu tujuan
akhir pendidikan Islam adalah untuk mengembangkan potensi kreatif peserta didik
untuk menjadi manusia yang baik menurut pandangan manusia dan menurut pandangan
agama Islam.
Tidak bisa dipungkiri bahwa teknologi multimedia mampu memberi kesan yang besar
dalam bidang media pembelajaran karena bisa mengintegrasikan teks, grafik,
animasi, audio dan video. Multimedia telah mengembangkan proses pengajaran dan
pembelajaran ke arah yang lebih dinamik. Namun yang lebih penting ialah
pemahaman tentang bagaimana menggunakan teknologi tersebut dengan lebih efektif
dan dapat menghasilkan idea idea untuk pengajaran dan pembelajaran. Pada masa
kini, guru perlu mempunyai kemahiran dan keyakinan diri dalam menggunakan
teknologi ini dengan cara yang paling berkesan. Suasana pengajaran dan
pembelajaran yang interaktif, lebih menggalakkan komunikasi aktif antara
berbagai hal. Penggunaan komputer multimedia dalam proses pengajaran dan
pembelajaran adalah dengan tujuan meningkatkan mutu pengajaran dan
pembelajaran.
B.
Rumusan Masalah
1. Apa pengertian Media
Pembelajaran ?
2. Apa Pengertian pembelajaran
berbasis ict ?
3. Bagaimana peran dan
fungsi Teknologi Informasi dalam Pembelajaran PAI ?
C.
Tujuan Penulisan
1.
Untuk mengetahui pengertian Media Pembelajaran
2.
Untuk mengetahui pengertian pembelajaran berbasis ict
3.
Untuk mengetahui peran dan fungsi Teknologi Informasi dalam Pembelajaran PAI
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Media
Pembelajaran
Kata
media berasal dari bahasa latin medius yang secara harfiah berarti tengah,
perantara atau pengantar. Dalam bahasa Arab media adalah perantara atau
pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Gerlach dan Eli (1971)
mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia,
materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu
memperoleh pengetahuan, ketrampilan, atau sikap
AECT
(Association of Education and Comunication Technology, 1977) memberi batasan
tentang media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk
menyampaikan pesan atau informasi. Selain itu media sebagai komponen sumber
belajar atau wahana fisik yang mengandung materi instruksional dilingkungan
siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar.
Dari
penjelasan di atas dapat dipahami bahwa media ICT adalah komponen sumber
belajar atau wahana fisik yang mengandung materi instruksional dilingkungan
siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar yang berbentuk information
cominication and technology (ICT). Atau secara singkatnya adalah suatu bentuk
komponen belajar yang berbentuk teknologi informasi dan komunikasi.
B. Pengertian Pembelajaran Berbasis Ict
ICT
(Information and Communication Technology) atau yang lebih dikenal dengan TIK
(teknologi informasi dan komunikasi) adalah berbagai aspek yang melibatkan
teknologi, rekayasa dan teknik pengolahan yang digunakan dalam pengendalian dan
pemrosesan informasi serta penggunaannya, hubungan computer dengan manusia dan
hal yang berkaitan dengan social, ekonomi dan kebudayaan Pengertian lainnya
diungkapkan oleh beberapa orang ahli (Abdul Kadir,2003:13) antara lain dalam
kamus Oxford dituliskan bahwa teknologi informasi dan komunikasi adalah studi
atau penggunaan peralatan elektronika terutama computer, untuk
menyimpan,
menganalisis dan mendistribusikan informasi apa saja,termasuk kata-kata,
bilangan dan gambar.
Dengan
begitu, TIK/ICT mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi
komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan
proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.
Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan
penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang
satu ke lainnya. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian
yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan,
pemindahan informasi antar media.
Dalam
menghadirkan fungsi teknologi asas praktis, efektif dan efisien menjadi acuan
utama. Artinya kalau kehadirannya justru menyulitkan dan menambah beban materi
dan waktu maka kehadiran TIK justru tidak ada gunanya.
C. Peran dan Fungsi Teknologi Informasi dalam Pembelajaran PAI
Peran
dan tugas para pendidik dan tenaga kependidikan pada intinya adalah menciptakan
berbagai aktivitas untuk keberhasilan siswa dalam belajar. Dalam hal ini
tekhnologi dapat dikatakan sebagai alat bantu bagi pendidik dan tenaga
kependidikan di dalam menjalankan tugas dan peranannya tersebut. Tekhnologi
pembelajaran menfokuskan kajiannya pada desain, pengembangan, pemanfaatan,
pengelolaan dan penilaian proses dan hasil belajar. Dengan demikian nyata bahwa
tekhnologi pembelajaran dapat sangat membantu para pendidik dan tenaga
kependidikan melaksanakan tugasnya dengan baik.
Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) memilliki tiga fungsi utama yang digunakan dalam
kegiatan pembelajaran, yaitu:
a. Teknologi
berfungsi sebagai alat (tools), dalam hal ini TIK digunakan sebagai alat bantu
bagi pengguna (user) atau siswa untuk membantu pembelajaran, misalnya dalam
mengolah kata, mengolah angka, membuat unsur grafis, membuat program
administratif untuk siswa, guru dan staf, data kepegawaian, keuangan dan
sebagainya.
b.
Teknologi berfungsi sebagai ilmu pengetahuan (science). Dalam hal ini teknologi
sebagai bagian dari disiplin ilmu yang harus dikuasai oleh siswa. Misalnya
teknologi komputer dipelajari oleh beberapa jurusan di perguruan tinggi seperti
informatika, manajemen informasi, ilmu komputer. Dalam pembelajaran di sekolah
sesuai kurikulum pada tahun 2006 terdapat mata pelajaran TIK sebagai ilmu
pengetahuan yang harus dikuasi siswa semua kompetensinya.
c. Teknologi
berfungsi sebagai bahan dan alat bantu untuk pembelajaran.
Dalam
pendidikan agama Islam pula, seperti yang diungkapkan oleh Prof. Tajul Ariffin
Noordin bahwa penggunaan teknologi canggih seperti komputer sangat penting dan
dapat mempengaruhi perkembangan pendidikan agam Islam. Pertama, penggunaan
komputer dalam PBM dapat berperanan sebagai alat bantu untuk memungkinkan
pendidikan agama Islam meluaskan skop paradigma ilmunya.
Kedua
adalah bagaimana kita dapat menggunakan dan mengeksploitasi secara positif
segala bentuk teknologi yang ada untuk menjadikan pendidikan agama Islam
sebagai dasar pengajian ilmu pendidikan atau dasar ilmu-ilmu.
Ketiga
bagaimana kita dapat memanfaatkan teknologi untuk membina konsep ketauhidan
ilmu-ilmu. Ini bermaksud dengan teknologi kita dapat menerangkan bahwa ilmu itu
sebenarnya bersifat kesatuan. Tahap kelima ini melengkapkan usaha kita untuk
membina peradaban Islam yang maju.
Walaupun
teknologi pada saat ini memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran,
akan tetapi dalam kontens pembelajaran PAI ada hal-hal yang tidak boleh untuk
divisualisasikan. Contoh ketika menjelaskan tentang sifat rahman Allah, maka
yang bisa divisualisasikan adalah sifat-Nya bukan zat-Nya. Contoh sifat rahman
Tuhan, "seekor induk burung memberi makanan kepada anaknya". Adegan
ini dapat divisualkan melalui IT, tapi Zat Tuhan tidak boleh divisualkan,
karena Tuhan berbeda dengan ciptaan-Nya. lain sebagainya.
Dalam
pembelajaran sejarah peradaban Islam dapat ditayangkan film tentang perjuangan
nabi (selain nabi boleh divisualkan) seperti perang badar dan perang uhud. Film
tentang penyebaran Islam di Nusantara (wali songo) yang menyebarkan Islam
melalui bisnis dan perdagangan, film tentang tokoh saintis muslim seprti Ibnu
Sina, al-Ghazali, dan sebagainya. Dalam bidang seni dapat divisualkan tentang
keindahan seni kaligrafi, seni nasyid, seni sastra, dan lain sebagainya
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
1.
Tekhnologi pendidikan atau dalam kaitan ini tekhnologi pembelajaran adalah
media yang digunakan dalam pembelajaran, dengan adanya serta pemanfaatan media
tersebut memberikan kemudahan dan keefektifan pelaksanaan pembelajaran
khususnya dalam pembelajaran PAI. Oleh karena itu melalui tekhnologi infomasi
dalam pembelajaran PAI sangat memberikan peranan dalam upaya menciptakan
disiplin pembelajaran dan memudahkan interaksi antara pendidik dan peserta
didik.
2.
Peran teknologi informasi dalam pembelajaran PAI adalah sebagai sarana atau
media supaya para peserta didik dapat dengan mudah memahami apa yang di ajarkan
oleh guru, sehingga dapat memudahkan peserta didik mencapai keberhasilan dalam
belajar. ICT memiliki tiga fungsi utama yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran,
yaitu:
(1) sebagai alat (tools) untuk membantu
pembelajaran,
(2) sebagai ilmu pengetahuan (science),
(3)
sebagai bahan dan alat bantu untuk pembelajaran (literacy).
3. Pemanfaatan
tekhnologi informasi dalam pembelajaran PAI pada masa kini telah mengalami
perkembangan, beragam bentuk system tekhnologi informasi dapat dipergunakan
untuk menunjang pembelajaran khususnya PAI seperti penggunaan media power
point, email, web/blog, dan internet. Hal ini sangat memberikan kemudahan dalam
pembelajaran PAI sehingga guru dan siswa dapat dengan mudah melaksanakan
pembelajaran.
B.
Saran
Dengan
dibuatnya makalah ini agar pembaca dapat mengetagui betapa canggihnya teknologi
pada zaman sekarang ini.Maka di sarankan untuk menggunakan teknologi dalam
kegiatan belajar mengajar agar lebih efisien dan menarik.Namun tidak lepas dari
semua itu, kami menyadari
sepenuhnya
bahwa masih terdapat kekurangan baik dari segi penyusunan bahasa dan aspek
lainnya. Oleh karena itu, dengan lapang dada kami membuka selebar-lebarnya
pintu bagi para pembaca yang ingin memberi saran maupun kritik demi memperbaiki
makalah ini.
DAFTAR
PUSTAKA
[1]
Undang-Undang No.20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, (dalam pdf).
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301, diundangkan di Jakarta,
pada tanggal 8 Juli 2003), hlm. 4
[2]
Daryanto, Media Pembelajaran, (Yogyakarta, Gava Media, 2010), hlm. 5
[3]
Azhar Arsyad, Media Pembelajaran, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2003),
hlm.3-4
Komentar
Posting Komentar